Breaking News.Perseteruan antar pekerja Lepas Tukang Tutup Menhol Tangki Mobil Di Areal PT.Musim Mas Talang duku Ternyata ada Surat Jual Beli diatas Kwitansi senilai Rp.20 juta
SUARA RAKYAT JAMBI.COM-Taman Rajo MUARO JAMBI-Mengejutkan Publik,Ternyata Kisruh Antar Pekerja Lepas areal PT.musim mas desa talang duku kecamatan taman Rajo kabupaten Muaro Jambi sebagai pekerja tukang tutup menhol tangki CPO yang mana awal nya pekerjaan itu dilakukan oleh saudara inisial G dari tahun 2021 hingga 2025 dan awal 2026 saudara G tidak boleh lagi bekerja seperti biasa nya dengan alasan perintah pimpinan PT ,namun karena merasa pekerjaan yang dikerjakan oleh saudara G adalah hasil dari dia membeli dari pekerja sebelum nya yang ber inisial A maka saudara G melakukan upaya protes.(22/04/2026)
Saya dapat kan pekerjaan untuk tutup menhol mobil tangki CPO ini beli lho seharga 20 juta rupiah dari saudara A dan bukti kwitansi pembelian nya ada,lengkap dengan saksi saksi dan surat serah terima nya,sudah dari tahun 2021 sampe 2025 saya bekerja,kok awal 2026 saya dak boleh lagi kerja,dan kerjaan saya itu di ambil alih atau dikerjakan oleh orang lain,yaitu saudara E ,alangkah enak Dio,dengan alasan perintah pimpinan PT,kalau dak mau ikut bakal keno pecat,kato Dio,ucap Saudara G kepada media ini.
Logika Bae lah,saya kerja bukan karyawan PT tapi pekerja lepas yang pekerjaan itu hasil dari saya beli dari pekerja sebelum nya yaitu saudara A dan bukti penyerahan nya lengkap,ada kwitansi nyaa,ada surat serah terima dan surat tanda tangan saksi saksi bahkan pihak PT hari itu ikut menyaksikan,ada juga Babinsa waktu itu,kok kini saya dak boleh kerja lagi,tahan kerjoan Sayo di kerjokan Samo orang lain,enak nian Dio,kan macam itu,lanjut saudara G
Sudah berulang kali memang diadakan pertemuan dan mediasi,tapi hasil nya tetap nihil,kemarin saya ada datang lagi ke depan PT tu,niat Baek nak ketemu sama pimpinan PT minta penjelasan terkait kerjaan saya,cuma kayak nya niat Baek saya untk ketemu pimpinan PT dak nian biso,karna memang mungkin PT nak lepas tangan,karna saya kan bukan karyawan,cuma pekerja lepas diareal PT dan upah saya pun bukan PT yang bayar,tapi dari para sopir tangki CPO yang menhol nya sudah kita tutup.
Mana benar mana salah,intinya saya tetap akan terus perjuangkan hak saya,sampe ketemu titik terang nya,karna kerjaan itu saya beli,berarti hak saya kan,kalau memang dak ada titik terang nya juga,mungkin saya bakal menempuh jalur hukum lah,saya jga sudah kordinasi dengan tim pengacara serikat pekerja,kepalangan lah biar nanti saya beberkan semua nya,tutup nya.**
Tim suara rakyat.com
Editor : redaksi.

